Rabu, 09 Februari 2011

Bela Negara

Tentang Bela Negara
27 Januari 2011

Di emailkan kepada all recipients pt timah dengan bcc direksi pt timah tbk

ASSALAMUALAIKUM WR. WB

SAHABAT,Dalam situasi bisnis pertimahan yang persaingannya sudah kita rasakan bersama, sangat tidak sehat, dimana kepentingan Negara dikesampingkan begitu saja. Sebuah kondisi pebisnis yang menghalalkan segala cara. Seperti mengambil dari lahan pemilik IUP yang lain, menyelundupkan pasir timah keluar negeri, Mengeksploitasi masyarakat yang dicekoki dengan pemikiran negative tentang PT Timah yang adalah masih merah putih seperti tidak memihak kepada masyarakat, harga lebih rendah, tidak peduli lingkungan dll. Hal ini seperti mengalir begitu saja tanpa terskenario (apa benar tidak sekenario, saya kira hal ini perlu pembahasan yang lebih panjang) dan telah dimulai sejak bijih timah tidak dijadikan lagi sebagai bahan galian STRATEGIS maka akibatnya seperti yang terjadi saat ini TURBULENSI BISNIS


SAHABAT, Sejak itu yang tadinya merupakan sebuah kegiatan penambangan yang di anggap melanggar prinsip keteraturan dalam melaksanakan kegiatan eksploitasi menjadi marak dimana mana. PEMBIARAN terhadap pelanggaran kemudian menjadi sebuah PEMBIASAAN di tengah tengah kehidupan bermasyarakat dan pada akhirnya terjadi sebuah PEMBENARAN. Hal seperti ini sangat berbahaya bagi kehidupan bernegara yang sering kita dengar bahwa Negara ini butuh ketahanan pangan, ketahan energy juga ketahanan mineral.

SAHABAT, "JANGAN MEMBENARKAN SEBUAH KEBIASAAN TAPI BIASAKANLAH BERBUAT BENAR" Sebuah ungkapan yang pernah kami sampaikan kepada seluruh karyawan melalui media email ini tampaknya memang terjadi sebaliknya di luaran sana. Pembenaran terhadap sebuah kebiasaan melakukan bisnis penambangan dengan cara cara yang tak taat hukum, azaz dan etika berlangsung di hampir seluruh kehidupan masyarakat pebisnis tambang. Sehingga saat akan dikembalikan kepada sebuah situasi yang seharusnya(benar) menjadi sangat pelik urusannya.

SAHABAT, Melihat rentetan kejadian tersebut maka pembekalan wawasan NASIONALISME DAN KEBANGSAAN sehingga menumbuhkan semangat bela Negara bagi manager dan senior manager perusahaan menjadai sangat penting. Bukan tidak mungkin para pebisnis timah yang menghalalkan segala cara tersebut akan merangsek kedalam tubuh perusahaan melalui karyawan terendah hingga pimpinan tertinggi perusahaan kalau hal ini terjadi maka satu lagi benteng ekonomi bangsa ini yaitu satu satunya BUMN yang bergerak di bidang pertimahan berada di ambang kehancuran.

SAHABAT, Kiranya seluruh manusia timah perlu benteng yang kuat yaitu wawasan bela Negara yang berdasarkan kepada rasa patriotism, rasa nasioanlisme dan rasa kebangsaan yang kuat. Sehingga tidak ada lagi manusia manusia timah yang mengedepankan kepentingan pribadi diatas kepentingan orang banyak, diatas kepentingan perusahaan dan di atas kepentingan Bangsa Negaranya. Tentunya lebih lanjut dengan dasar kecintaan terhadap bangsa dan tanah air, melalui perusahaan ini, kita menjalankan fungsi kita sebagai Penyambung lidah untuk mengajak sahabat dan rekan kita untuk sama sama memahami kondisi yang terjadi dan memandangnya dari sisi kebangsaan yang Merah Putih.

Memang tugas yang berat tapi ini lah tantangan untuk kita semua.

SELAMAT BERJUANG

GARUDA DI DADA KITA

MERAH PUTIH DI JANTUNG KITA

MASYARAKAT DI HATI KITA

PT TIMAH DI DARAH KITA

Tidak ada komentar: